Lokalisasi Bahasa Arab
Desember 28, 2008 at 2:31 am | In Arabic language, Logat Error, Tahukah kamu | Leave a CommentMaksud lokalisasi Bahasa Arab bukan daerah khusus untuk berbahasa Arab, tapi pengucapan bahasa Arab dengan logat lokal yang digunakan. kesalahan dalam mengucapkan Kata, atau bahkan huruf saja bisa membuat salah arti atau bahkan membuat orang Arab sendiri kebingungan..he..
Bahasa Arab memang lumayan sulit pengucapannya, pada beberapa daerah di Indonesia masyarakatnya harus latihan ekstra keras untuk menghilangkan kebiasaan logat bahasa lokalnya. beberapa daerah yang terkenal sulit mengucapkan kata-kata bahasa Arab antara lain:
1. Daerah Sunda, yang terbiasa menggunakan bahasa sunda kesulitan mengucapkan huruf “Fa” atau “F” dalam bahasa Indonesia. karena memang tidak ada kata-kata bahasa sunda yang menggunakan huruf “F” (dalam hanacaraka alphabet) di samping logat sunda yang sulit sekali hilang. Tapi orang Arab pun kesulitan mengucapkan kata “Cileunyi” karena bahasa Arab tidak ada huruf “C” dan “eu”. Anggap saja 1-1 antara Sunda dan Arab. he…

Demo huruf
2. Daerah boso Jowo. yang pasti dah tau sama logat kental bahasa ini kan? kayak yang di Iklan-iklan…”Halo!! Aghus!!”.. hambatan utama adalah logat bahasa yang sangat kental sekali, walaupun sulit ini bisa diatasi dengan latihan, dan buktinya banyak orang Jawa yang pandai Bahasa Arab… satu lagi yang jadi kebiasaan orang Jawa adalah pengucapan huruf “‘Ain” diucapkan sama persis dengan pengucapan “Ng”.
contohnya: ketika orang Arab berkata : ‘alamin..
orang Jawa yang baru belajar B. Arab bilangnya : Ngalamin… (kebiasaan yang Aneh)
3. Daerah Sumatera, satu-satunya kebiasaan buruk pengucapan bahasa Arab orang Sumatera adalah pengucapan huruf “Ro” banyak sekali yang mengucapkan dengan “ra” seperti “rasa” yang seharusnya di baca “Rosa”.
Yang manakah kebiasaan Anda?.. selamat Berlatih..
Huruf Maad
Desember 26, 2008 at 3:12 pm | In Tahukah kamu | Leave a CommentTags: lien, liyn, maad, wawu
Huruf Maad, adalah huruf yang mengakibatkan suara huruf sebelumnya dibaca lebih panjang. Terdiri dari 3 huruf : Alif, Wawu, ya,
Alif menjadi huruf maad ketika sebelumnya ada huruf yang berharkat fathah.
Wawu menjadi huruf maad ketika dia sukun (mati) dan sebelumnya ada huruf berharkat dhammah.
Ya menjadi huruf maad ketika dia sukun (mati) dan sebelumnya ada harakat kasrah.
Huruf ya dan wawu menjadi huruf liyn (halus) di saat keduanya sukun dan sebelumnya ada harokat fatha.
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.